23.2.12

Komposisi

Camellia sinensis adalah tanaman teh, spesies tanaman yang daun dan pucuk daunnya digunakan untuk membuat teh. Biji Camellia sinensis serta biji Camellia oleifera dapat di pres untuk mendapatkan minyak teh, suatu bumbu yang agak manis sekaligus minyak masak yang berbeda dari minyak pohon teh, suatu minyak atsiri yang dipakai untuk
tujuan kesehatan dan kecantikan dan berasal dari dedaunan tumbuhan yang berbeda.



Orthosiphon stamineus (Misai Kucing) atau dikenal dengan sebutan Teh Jawa adalah sejenis tradisional ramuan yang banyak tumbuh di daerah tropis. Secara umum ada dua jenis, Orthosiphon stamineus "ungu" dan Orthosiphon stamineus "putih" secara tradisional digunakan untuk mengobati diaetes, ginjal dan kencing manis, tekanan darah tinggi dan tulang atau nyeri otot.

Pembuatan bir Jawa teh adalah serupa dengan teh lainnya. Hal ini direndam dalam air panas mendidih selama sekitar tiga menit, dan madu atau susu kemudian ditambahkan. Hal ini dapat dengan mudah dibuat seperti kebun teh dari daun kering. 



Strobilanthes Crispus (Keji Beling/sambang darah) atau biasa disebut biasa disebut binalu api (Melayu). Jawa: remek daging. reundeu beureum (Sunda),  sambang geteh, sarap (Jawa). Lire (Ternate), seringkali dijadikan sebagai tanaman hias atau terkadang hanya  tumbuh liar atau ditanam di halaman.

Sesuai namanya sambang getih (jawa-tambah darah), tumbuhan ini memiliki khasiat penambah darah, penghenti perdarahan (hemostatis), peluruh kencing (diuretik). Berdasarjan hasil uji aktivitas antibakteri fraksi etilasetat daun sambang getih dapat menghambat Staphylococcus aureus pada kadar 13, 26, 52, 78, dan 104 mg%.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar